Notification

×

Iklan

INSPIRASI TIMUR INDONESIA

Iklan

Indeks Berita

Sekda Luwu Hadiri Ekspose Manajemen Talenta ASN Sulsel, BKN Dorong Penempatan Pegawai Berbasis Kompetensi

الأربعاء، 26 أغسطس 2026 | أغسطس 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-25T23:43:07Z

LUWU – Pemerintah Kabupaten Luwu menunjukkan komitmennya memperkuat tata kelola aparatur sipil negara (ASN) melalui penerapan manajemen talenta.


Komitmen tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Muhammad Rudi, yang mewakili Bupati Luwu H. Patahudding dalam Pembukaan Ekspose Manajemen Talenta Tahap II se-Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.


Kegiatan yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI tersebut berlangsung di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa (25/8/2026).


Kegiatan itu turut dihadiri para kepala daerah kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Luwu Muhammad Arsyad, serta jajaran pemerintah daerah dan BKN.


Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk menerapkan manajemen talenta dalam pengelolaan ASN.


Menurut Andi Sudirman, sistem tersebut penting untuk memastikan penempatan dan pengembangan ASN dilakukan berdasarkan kompetensi, kinerja, serta kebutuhan organisasi.


“Sulawesi Selatan harus semuanya manajemen talenta,” tegas Andi Sudirman.


Ia menjelaskan, penerapan manajemen talenta memungkinkan pemerintah memiliki sistem yang lebih baik dalam menyiapkan ASN untuk mengisi jabatan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.


Dengan sistem tersebut, pengelolaan karier ASN diharapkan tidak hanya berorientasi pada kebutuhan jangka pendek, tetapi juga mampu memetakan potensi dan kebutuhan sumber daya manusia pemerintahan secara berkelanjutan.


Sementara itu, Kepala BKN RI Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengatakan manajemen talenta ASN merupakan bagian dari upaya mewujudkan Sulawesi Selatan yang maju dan berkarakter.


Zudan menekankan pentingnya perubahan pendekatan dalam pengelolaan ASN untuk menjawab tantangan pemerintahan yang terus berkembang.


“Kita tidak bisa menyelesaikan masalah-masalah saat ini dengan pendekatan masa lalu,” ujarnya.


Menurut Zudan, manajemen talenta memberikan ruang bagi pemerintah untuk mengidentifikasi, mengembangkan, sekaligus menempatkan ASN berdasarkan potensi dan kompetensinya.


Langkah tersebut dinilai penting agar kebutuhan organisasi dapat dipenuhi secara lebih tepat, sekaligus memastikan ASN mendapatkan pengembangan karier yang sesuai dengan kapasitasnya.


Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar Nanang Subandi dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh 25 instansi pemerintah daerah di Provinsi Sulawesi Selatan telah melaksanakan ekspose pembangunan manajemen talenta.


Capaian tersebut menjadikan Sulawesi Selatan sebagai provinsi pertama di wilayah kerja Regional IV BKN Makassar sekaligus wilayah di luar Jawa yang seluruh kabupaten/kotanya telah melaksanakan ekspose pembangunan manajemen talenta.


Bagi Kabupaten Luwu, keikutsertaan dalam ekspose tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola ASN.


Pemerintah Kabupaten Luwu diharapkan dapat terus mengembangkan sistem pengelolaan sumber daya aparatur yang berbasis kompetensi, kinerja, dan kebutuhan organisasi.


Penerapan manajemen talenta juga menjadi salah satu instrumen untuk memastikan pengembangan karier ASN berjalan lebih terukur, transparan, dan selaras dengan kebutuhan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.

ليست هناك تعليقات:

إرسال تعليق

×
Berita Terbaru Update