Notification

×

Iklan

INSPIRASI TIMUR INDONESIA

Iklan

Indeks Berita

Saat Api Mengintai Hutan Lindung Battang, TNI Kodim 1403 Palopo Turun dengan Water Tank

الأربعاء، 26 أغسطس 2026 | أغسطس 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-26T00:24:16Z

PALOPO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan hutan lindung Jalan Poros Palopo-Toraja, Kilometer 16, Kelurahan Battang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan.


Kebakaran melanda kawasan perbukitan yang dipenuhi vegetasi kering. Petugas Tim Karhutlah gabungan dari TNI-Polri, pemadam kebakaran, BPBD, serta masyarakat langsung dikerahkan untuk melakukan pemadaman agar api tidak meluas.


Lurah Battang, Rahman, menyatakan kebakaran di sepanjang Jalan Poros Palopo-Toraja telah terjadi dua kali dalam sepekan terakhir. Kebakaran pertama diduga dipicu puntung rokok yang dibuang pengguna jalan, sedangkan kebakaran kedua diduga terjadi akibat gangguan pada jaringan listrik.


"Adanya ranting pohon yang jatuh dari atas dan mengenai tiang listrik sehingga menimbulkan percikan api," kata Rahman, Selasa (25/8/2026) siang.


Menurut Rahman, proses pemadaman melibatkan seluruh tim penanganan karhutla yang telah dibentuk di Kota Palopo. Ia mengapresiasi keterlibatan TNI Kodim 1403/Palopo yang mengerahkan kendaraan water tank bantuan Presiden Republik Indonesia.


"Alhamdulillah pemadamannya dilakukan oleh semua tim karhutla yang sudah terbentuk di Kota Palopo," ucapnya.


"Teristimewa kepada TNI Kodim 1403 Palopo, kami sangat berterima kasih karena bantuan water tank dari Presiden Republik Indonesia itu sudah digunakan dan sangat membantu kami dalam melakukan pengendalian api dan pemadaman kebakaran hutan ini," lanjutnya.


Sementara itu, Rahman mengimbau warga tidak melakukan pembakaran dalam bentuk apa pun, termasuk membakar sampah dan membuka lahan dengan api.


"Tiga pilar kelurahan selalu berjalan bersama untuk mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran jenis apa pun, termasuk pembakaran sampah dan pembakaran lahan," ujar Rahman.


Ia juga mengingatkan pengguna Jalan Poros Palopo-Toraja, khususnya perokok, agar tidak membuang puntung rokok sembarangan.


"Kami juga mengimbau kepada para pengguna jalan, terkhusus bagi para perokok untuk mematikan puntung rokok sebelum membuang," tuturnya.


Dalam proses pemadaman, water tank milik Kodim 1403/Palopo digunakan untuk menyemprotkan air ke sejumlah titik yang masih terbakar. Petugas juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan api benar-benar padam.


Komandan Kodim 1403/Palopo Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro mengatakan, kondisi medan yang berada di kawasan perbukitan dengan vegetasi kering menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman.


Ia kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar, terutama saat musim kemarau.


"Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas," imbuhnya Windra.


Setelah pemadaman dilakukan, petugas gabungan melanjutkan penyisiran di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api maupun titik panas yang berpotensi kembali memicu kebakaran.


Windra mengatakan personel Kodim 1403/Palopo siap dikerahkan apabila kembali ditemukan titik api di wilayah Kota Palopo.


"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Jika menemukan titik api, prajurit Kodim 1403/Palopo siap diterjunkan kapan dan di mana pun," harapnya.


Windra meminta masyarakat segera melaporkan setiap titik api kepada petugas agar kebakaran dapat ditangani sedini mungkin.


"Segera laporkan kepada pihak berwajib, baik TNI, Polri, pemerintah desa dan pemadam kebakaran agar dapat segera ditangani sebelum meluas," jelasnya.


Meski kebakaran telah berhasil dipadamkan, petugas tetap melakukan pemantauan di sekitar kawasan. Kondisi vegetasi yang kering serta cuaca yang terik membuat potensi munculnya kembali titik api masih perlu diwaspadai.

ليست هناك تعليقات:

إرسال تعليق

×
Berita Terbaru Update