Notification

×

Iklan

INSPIRASI TIMUR INDONESIA

Iklan

Indeks Berita

Pertamina Luncurkan Bright Gas untuk Pompa Irigasi Petani di Sidrap, Dukung Pertanian Saat Kemarau

Thursday, 6 August 2026 | August 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-06T03:47:46Z

SIDRAP – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) meluncurkan program pemanfaatan Bright Gas 5,5 kilogram sebagai bahan bakar mesin pompa air irigasi bagi kelompok tani. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan energi yang tepat sasaran sekaligus mendukung keberlangsungan sektor pertanian di tengah musim kemarau.

Peluncuran program yang berlangsung pada Selasa (4/8/2026) itu dihadiri Bupati Sidenreng Rappang H. Syaharuddin Alrif, anggota DPRD, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan kelompok tani.


Program tersebut merupakan kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang dalam menghadirkan alternatif sumber energi yang lebih sesuai bagi kebutuhan petani, khususnya untuk mengoperasikan pompa air irigasi di wilayah yang terdampak berkurangnya pasokan air akibat musim kemarau.


Pada tahap awal, Pertamina bersama Agen NPSO PT Gasmita menyerahkan 25 tabung Bright Gas 5,5 kg kepada 25 petani di Kelurahan Kanyuara, Kecamatan Wattang Sidenreng. Penyaluran dilakukan melalui skema peminjaman tabung dari agen, disertai program potongan harga sebesar Rp15.000 per tabung untuk 100 tabung pertama.


Pemanfaatan Bright Gas sebagai bahan bakar pompa irigasi diharapkan mampu membantu petani menjaga pasokan air untuk lahan pertanian sehingga produktivitas tetap terjaga di tengah musim kemarau. Selain itu, penggunaan Bright Gas juga diharapkan mendorong pemanfaatan LPG sesuai segmentasinya, sehingga LPG subsidi 3 kilogram dapat lebih tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak.


Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan apresiasi kepada Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, dukungan penyediaan alternatif energi bagi petani menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlangsungan aktivitas pertanian sekaligus mengurangi risiko gagal panen akibat keterbatasan air.


"Program ini sangat membantu petani, terutama dalam menghadapi musim kemarau panjang. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan dapat menjangkau lebih banyak kelompok tani di Kabupaten Sidenreng Rappang," ujarnya.


Ke depan, program akan diperluas ke kelompok tani lainnya di Kabupaten Sidenreng Rappang. Pertamina juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pemanfaatan Bright Gas sebagai bahan bakar pompa irigasi dapat berjalan secara berkelanjutan.


Selain itu, sebagai bagian dari upaya mendorong penggunaan LPG sesuai peruntukannya, Pertamina akan melaksanakan program trade in Bright Gas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang.


Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan program tersebut merupakan salah satu inovasi layanan energi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya sektor pertanian.


"Melalui program ini kami ingin menghadirkan solusi energi yang dapat dimanfaatkan petani dalam mendukung operasional pompa air irigasi, terutama saat menghadapi musim kemarau. Kami berharap kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang dapat memperluas penggunaan Bright Gas di sektor pertanian sekaligus mendorong penggunaan LPG sesuai peruntukannya," kata Lilik.


Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan energi yang andal dan mengembangkan berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat guna mendukung ketahanan sektor pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan distribusi LPG di wilayah Sulawesi.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update