Notification

×

Iklan

INSPIRASI TIMUR INDONESIA

Iklan

Indeks Berita

Napi Rutan Makale Tator Kabur Saat Dirawat di RSUD Lakipadada

Monday, 24 August 2026 | August 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-24T13:36:33Z

TANA TORAJA – Seorang narapidana Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, melarikan diri saat menjalani rawat inap di RSUD Lakipadada.



Narapidana bernama Paulus Niel itu kabur ketika petugas yang mengawalnya keluar dari ruang perawatan untuk membeli makanan pada Sabtu (22/8/2026) malam.


Kepala Rutan Kelas IIB Makale Mat Burki menyatakan Paulus Niel sebelumnya dirujuk ke RSUD Lakipadada untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan dengan pengawalan petugas Rutan.


Namun, saat petugas keluar membeli makanan, Paulus Niel memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meninggalkan ruang perawatan.


"Pengawasan sudah dilaksanakan sesuai prosedur. Namun, pada saat petugas keluar untuk membeli makanan malam, warga binaan memanfaatkan situasi tersebut untuk meninggalkan ruang perawatan," kata Mat Burki dalam keterangan resminya, Senin (24/8/2026).


Lanjut Mat Burki, pelarian Paulus Niel diketahui sekitar pukul 21.30 Wita. Saat petugas kembali ke ruang perawatan, yang bersangkutan sudah tidak berada di tempat.


Petugas kemudian melakukan pencarian awal dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait,” ucapnya.

 

Berkoordinasi dengan Polisi

Mat Burki mengatakan, Rutan Kelas IIB Makale langsung berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mencari Paulus Niel.


Pencarian melibatkan petugas Rutan serta aparat dari Polres Tana Toraja dan Polres Toraja Utara.


"Kami memastikan proses pencarian terus dilakukan secara intensif bersama aparat kepolisian," ujarnya.


Rutan Makale juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan.


Tim pencarian kemudian dibentuk dengan melibatkan petugas pemasyarakatan dan aparat penegak hukum.


Mat Burki mengaku menyesalkan kejadian tersebut.

“Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur pengawasan warga binaan yang menjalani perawatan medis di luar Rutan,” tuturnya.

 

Minta Keluarga Bantu Pencarian

Selain melakukan pencarian, pihak Rutan Makale menempuh pendekatan persuasif dengan menghubungi keluarga dan kerabat Paulus Niel.


Langkah itu dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai keberadaan Paulus Niel sekaligus mendorongnya agar segera kembali dan menyerahkan diri.


"Kami mengimbau kepada keluarga, kerabat, dan masyarakat yang mengetahui keberadaan saudara Paulus Niel untuk turut membantu memberikan informasi kepada petugas terdekat," jelasnya.


Mat Burki, berharap Paulus Niel menyadari kekeliruannya dan kembali menyerahkan diri secara sukarela.


"Kami berharap yang bersangkutan segera menyerahkan diri secara sukarela, karena hal ini akan menjadi pertimbangan yang baik ke depannya," harapnya.

 

Terpidana Kasus Penipuan dan Penggelapan

Paulus Niel merupakan narapidana yang sedang menjalani hukuman dalam perkara penipuan dan penggelapan. Dia mulai menjalani masa pidana sejak 25 Mei 2026.


Berdasarkan keterangan Rutan Kelas IIB Makale, Paulus Niel masih memiliki sisa masa pidana selama 1 tahun 5 bulan 29 hari terhitung sejak kejadian.


Hingga Senin (24/8/2026), petugas gabungan masih melakukan pencarian terhadap Paulus Niel.


Masyarakat yang mengetahui keberadaan Paulus Niel diimbau segera menyampaikan informasi kepada petugas atau aparat keamanan terdekat.

 

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update