LUWU TIMUR – Aksi pencurian terjadi di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Kali ini, kawanan pencuri menyasar bangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) yang berada di kawasan Home Base, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili.
Sebanyak 23 unit outdoor AC atau bagian luar dari sistem
pendingin udara dilaporkan hilang dari bangunan Labkesmas tersebut.
Aksi pencurian itu diketahui saat sejumlah staf Dinas
Kesehatan Kabupaten Luwu Timur datang ke lokasi untuk melakukan pembersihan
bangunan pada Jumat (28/8/2026).
Salah seorang staf Dinas Kesehatan Luwu Timur,
Baharuddin, mengatakan, dirinya bersama sejumlah staf awalnya datang untuk
membersihkan seluruh ruangan Labkesmas sebelum fasilitas tersebut mulai
digunakan.
"Kami baru saja bersama sejumlah staf Dinas
Kesehatan bermaksud mengadakan pembersihan di tempat ini (Labkesmas).
Rencananya sebelum dimanfaatkan atau digunakan, kami bersih-bersih dulu seluruh
ruangan, baik di lantai dua maupun di lantai satu," kata Baharuddin,
Jumat.
Namun, saat memeriksa kondisi bangunan, mereka mendapati
sejumlah outdoor AC yang sebelumnya terpasang sudah tidak berada di tempatnya.
Baharuddin mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan,
sebanyak 14 unit outdoor AC diketahui hilang dari lantai dua.
Sementara di lantai satu, ditemukan sembilan unit outdoor
AC yang juga telah dicopot dan dibawa kabur.
"Setelah kami periksa di lantai dua, sekitar 14
outdoor AC hilang, sedangkan di lantai satu sebanyak sembilan unit,"
ucanya.
Kabel dan Panel Listrik Ikut Digondol
Tak hanya outdoor AC, pelaku juga membawa sejumlah kabel
dan lempengan tembaga atau konduktor yang terdapat di dalam bangunan.
Satu set panel listrik yang berada di dalam gedung
Labkesmas juga dilaporkan hilang.
Dugaan pencurian diketahui setelah staf memeriksa kondisi
bangunan secara menyeluruh.
Salah seorang staf Dinas Kesehatan Luwu Timur yang
meminta namanya tidak dipublikasikan mengatakan, Labkesmas tersebut rencananya
akan segera difungsikan untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat.
"Rencananya Labkesmas ini akan difungsikan dalam
waktu dekat sembari menunggu pelantikan kepala Labkesmas dari Dinas
Kesehatan," ujarnya.
Pelaku Diduga Masuk dari Bagian Belakang
Berdasarkan pemeriksaan awal, kawanan pencuri diduga
masuk ke dalam bangunan setelah merusak pintu dan jendela bagian belakang.
Kerusakan tersebut diduga dilakukan dengan cara
mencongkel bagian pintu dan jendela.
"Dirusak dengan cara dicungkil," ujar staf
Dinas Kesehatan Luwu Timur tersebut.
Belum diketahui secara pasti kapan aksi pencurian itu
terjadi dan berapa total kerugian yang ditimbulkan akibat hilangnya puluhan
unit outdoor AC, kabel, konduktor, serta panel listrik.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas kesehatan Luwu Timur,
dr. Helmy secara resmi melaporkan kasus
pencurian 23 unit outdoor air
conditioning (AC) di laboratorium kesmas.
“Kami telah melaporkan secara resmi hilangnya 23 unit
outdoor AC kepada Polres Luwu Timur. Laporan ini telah diterima di bagian SPKT
Polres Luwu Timur,” tutur Helmy.
Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi bergerak cepat
dengan mendatangi tempat kejadian
perkara (TKP) di Laboratorium Kesmas yang terletak di Home Base, desa Puncak
Indah Malili.
“Tim dari Reskrim telah melakukan identifikasi dan olah
TKP di Lab Kesmas,” jelas Kasi Humas
Polres Luwu Timur, AKP Husain.
Husain mengatakan, dalam olah TKP ini polisi memeriksa
sidik jari dan jejak yang kemungkinan ditinggalkan pelaku di lokasi.
“Satpam yang bertugas di sana (Lab Kesmas) juga dimintai
keterangan, termasuk penangung jawab kegiatan pembangunan Lab Kesmas serta staf
Dinas kesehatan Luwu Timur,” sambung Husain.
Labkesmas Dibangun dengan Anggaran Rp 13 Miliar
Laboratorium Kesehatan Masyarakat Luwu Timur merupakan
fasilitas yang dibangun untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat.
Pembangunan fasilitas tersebut menelan anggaran sekitar
Rp 13 miliar dengan durasi kontrak selama 154 hari kalender.
Anggaran pembangunan bersumber dari Dana Alokasi Khusus
(DAK) Tahun Anggaran 2025.
Dengan adanya aksi pencurian tersebut, fasilitas yang
direncanakan segera difungsikan itu kini harus kembali mendapat perhatian,
terutama terkait keamanan bangunan dan penggantian peralatan yang hilang.

No comments:
Post a Comment