MAKASSAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu terus memperkuat reformasi birokrasi melalui penerapan sistem merit dalam pengelolaan aparatur sipil negara (ASN). Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar assessment jabatan administrator bekerja sama dengan Assessment Center Polda Sulawesi Selatan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Assessment Center Polda Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (30/7/2026), dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Sebanyak 30 pejabat ASN mengikuti assessment, dengan rincian 15 peserta pada hari pertama dan 15 peserta lainnya pada Jumat (31/7/2026).
Assessment ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Luwu membangun manajemen talenta sekaligus memastikan penempatan pejabat dilakukan berdasarkan kompetensi, potensi, dan kebutuhan organisasi.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BKPSDM Kabupaten Luwu Muhammad Arsyad, Ketua Tim Asesor SDM Polri, para kepala bagian di lingkungan Biro SDM Polda Sulawesi Selatan, tim asesor Assessment Center Polda Sulsel, para peserta assessment, insan pers, serta sejumlah undangan lainnya.
Bupati Luwu H. Patahudding yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Luwu, Rahimullah, secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Rahimullah menegaskan bahwa assessment merupakan instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, objektif, transparan, dan berbasis kompetensi.
"Melalui assessment ini, kita berharap memperoleh gambaran objektif mengenai kompetensi dan potensi para peserta sehingga dapat menjadi dasar pemetaan dan pengembangan karier ASN secara lebih terukur," kata Rahimullah.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti seluruh tahapan assessment dengan penuh kesungguhan, menjunjung tinggi kejujuran, serta menampilkan kompetensi terbaik yang dimiliki.
Menurutnya, selain kemampuan teknis, peserta juga diharapkan mampu menunjukkan integritas, kapasitas kepemimpinan, kemampuan memecahkan persoalan, serta orientasi yang kuat terhadap pelayanan publik.
Sementara itu, Kepala Biro SDM Polda Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Luwu atas kepercayaan yang diberikan kepada Assessment Center Polda Sulsel dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia mengatakan kerja sama ini menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan Polri dalam mendukung penerapan manajemen sumber daya manusia yang profesional dan berbasis sistem merit.
Menurutnya, seluruh proses assessment dilaksanakan secara objektif, akuntabel, transparan, dan independen dengan menggunakan pendekatan multi-tools, multi-asesor, serta integrasi berbagai sumber data sehingga hasil penilaian dapat memberikan gambaran kompetensi peserta secara menyeluruh.
Melalui hasil assessment tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu diharapkan memperoleh pemetaan talenta ASN yang lebih akurat sehingga penempatan pejabat administrator dapat dilakukan sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi.
Langkah ini sekaligus diharapkan mampu meningkatkan efektivitas birokrasi, memperkuat kualitas pelayanan publik, serta mendukung terwujudnya pemerintahan Kabupaten Luwu yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada kinerja.
