LUWU – Seorang karyawan PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS) mengalami luka akibat insiden ledakan listrik saat bekerja di area perusahaan yang berada di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Korban diketahui bernama Ricky, warga Kota Palopo. Saat ini ia tengah
menjalani perawatan medis di Rumah Sakit At-Medika, Kota Palopo, setelah
mengalami luka pada bagian wajah akibat ledakan tersebut.
Berdasarkan keterangan salah seorang rekan kerja korban yang meminta
identitasnya tidak dipublikasikan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (29/7/2026).
Ia menegaskan bahwa korban bukan tersengat aliran listrik, melainkan terkena
dampak ledakan yang berasal dari panel listrik.
"Korban berada di depan panel listrik. Entah bagaimana, tiba-tiba
terjadi insiden kelistrikan yang memicu ledakan hingga mengenai bagian wajah
korban," ujar sumber tersebut.
Menurutnya, sesaat setelah insiden terjadi, korban masih dalam kondisi
sadar. Bahkan, Ricky sempat mengirimkan foto kondisi dirinya kepada atasannya
disertai pesan permohonan maaf atas insiden yang dialaminya.
"Dia sempat mengirim foto dan pesan permohonan maaf kepada pimpinannya.
Setelah itu, pihak BMS langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk
mendapatkan penanganan medis," katanya.
Sementara itu, Human Resources Development (HRD) PT BMS, Fahrul, yang
dikonfirmasi menyatakan korban kena Short
di panel listrik, pekerja kena paparan panas di bagian wajah saat pengecekan
panel tersebut.
"Kemarin kondisi membaik, perawatan ringan di Rumah Sakit At-medika, hari ini sudah kembali ke rumah untuk beristirahat penuh," ujarnya.
Saat ini korban masih
menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit At-Medika Palopo. Insiden ini
diharapkan menjadi perhatian dalam evaluasi penerapan standar keselamatan dan
kesehatan kerja (K3) di lingkungan industri guna mencegah kejadian serupa
terulang.
