GORONTALO UTARA – Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Gorontalo menyalurkan bantuan berupa 400 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis Biosolar untuk mendukung proses penanganan dan evakuasi bencana di Kabupaten Gorontalo Utara.
Bantuan setara dua drum Biosolar tersebut diserahkan pada Selasa (2/6/2026) di Kecamatan Biau, salah satu wilayah yang terdampak bencana. BBM tersebut akan digunakan untuk mendukung operasional alat berat dan kendaraan truk diesel yang terlibat dalam proses evakuasi serta penanganan dampak bencana di tiga desa terdampak.
Penyerahan bantuan dihadiri oleh jajaran Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Gorontalo dan perwakilan Retail Sales Branch Manager (SBM) Sulutgo III Gorontalo. Hadir pula unsur Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, Pemerintah Kecamatan Biau, aparat setempat, kepala desa, serta masyarakat terdampak.
Bantuan BBM tersebut diserahkan langsung kepada Camat Biau dan diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo Utara sebagai instansi yang mengoordinasikan penanganan bencana di wilayah tersebut.
Integrated Terminal Manager Gorontalo, Mohammad Fajri Fitrianto, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk hadir membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat.
“Bantuan BBM Biosolar ini diharapkan dapat mendukung kelancaran operasional alat berat dan kendaraan pendukung lainnya dalam proses evakuasi serta penanganan dampak bencana. Kami berharap upaya penanganan dapat berjalan lebih cepat sehingga kondisi masyarakat terdampak dapat segera pulih,” ujar Fajri.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa Pertamina tidak hanya berperan sebagai penyedia energi, tetapi juga berupaya hadir melalui berbagai program sosial kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurut Lilik, sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, BPBD, aparat, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.
“Kolaborasi dengan pemerintah daerah, BPBD, aparat, dan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam percepatan penanganan pascabencana. Pertamina Patra Niaga Sulawesi berkomitmen untuk terus memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan agar proses pemulihan dapat berjalan lebih optimal,” katanya.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 tentang kota dan permukiman berkelanjutan serta SDG 17 mengenai kemitraan dalam mencapai tujuan pembangunan.
Pemerintah setempat mengapresiasi dukungan yang diberikan Pertamina Patra Niaga melalui Integrated Terminal Gorontalo. Bantuan Biosolar tersebut dinilai sangat membantu kebutuhan mendesak di lapangan, terutama untuk memastikan operasional alat berat dalam membuka akses dan mempercepat proses evakuasi warga terdampak.
Melalui penyaluran bantuan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berharap penanganan bencana di Kecamatan Biau dapat berjalan lebih optimal sehingga aktivitas masyarakat di wilayah terdampak
