LUWU – Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) terus memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui Program Jaga Masa Depan Desa. Komitmen tersebut diwujudkan dengan dibukanya Akademi MATAPPA oleh Bupati Luwu, H. Patahudding, yang akan memberikan pelatihan dan sertifikasi kompetensi kepada 90 peserta dari wilayah operasional MDA.
Program yang dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Luwu ini dirancang untuk menyiapkan tenaga kerja lokal yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri dan dunia kerja. Para peserta akan mengikuti pelatihan pada lima bidang kompetensi, yakni Otomotif, Teknisi AC, Listrik Industri, Room Service, dan Tata Boga.
Selain mendapatkan pelatihan berbasis kompetensi, para peserta juga akan mengikuti proses sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai bekal untuk meningkatkan daya saing dan peluang kerja di masa depan. Program ini merupakan bagian dari implementasi Forum Desa (FORDES) MATAPPA, wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan PT Masmindo Dwi Area dalam merancang program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa. Informasi mengenai program dan jumlah peserta tercantum dalam siaran pers resmi MDA.
Bupati Luwu, H. Patahudding, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, pelatihan dan sertifikasi seperti yang diberikan melalui Akademi MATAPPA menjadi langkah strategis untuk membekali generasi muda dengan keterampilan yang dibutuhkan dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif. Dengan kemampuan yang memadai, masyarakat tidak hanya siap bekerja, tetapi juga memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan keluarga.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Luwu, H. Sofyan Thamrin, mengatakan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi nilai tambah penting bagi tenaga kerja karena menunjukkan kemampuan yang terukur dan diakui secara nasional. Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal untuk meningkatkan daya saing dan membuka peluang kerja yang lebih luas.
Sementara itu, Kepala Teknik Tambang PT Masmindo Dwi Area, Mustafa Ibrahim, menjelaskan bahwa Akademi MATAPPA merupakan bagian dari Program Jaga Masa Depan Desa yang dijalankan bersama FORDES untuk memperkuat kemandirian masyarakat. Selain pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja, program tersebut juga mendorong pengembangan kewirausahaan dan penguatan UMKM agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam membangun masa depan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Luwu, FORDES, dan PT Masmindo Dwi Area, Akademi MATAPPA diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja terampil, meningkatkan kompetensi masyarakat, serta memperkuat pelaku usaha lokal guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten Luwu.
