PALOPO - PT Masmindo Dwi Area (MDA) menggandeng kalangan pemuda, mahasiswa, dan akademisi dalam forum bertajuk Sinergi Strategis: Membangun Generasi Emas Matappa. Kegiatan ini digelar di kafe Hypatia, Kota Palopo dan Makassar, sebagai ruang dialog antara organisasi kepemudaan dan dunia industri.
Forum tersebut membahas pengembangan sumber daya manusia (SDM) serta kesiapan generasi muda menghadapi percepatan investasi dan pertumbuhan industri di kawasan Tanah Luwu.
CDE and External Relations Senior Manager MDA, Rahmad Sabang, menegaskan keterlibatan pemuda menjadi faktor krusial dalam proses pembangunan daerah.
“Daerah ini akan terus berkembang. Karena itu, generasi mudanya harus siap, memiliki kapasitas, dan diberi ruang untuk ikut terlibat,” ujar Rahmad.
Ia mengungkapkan, sejumlah organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan telah mulai membangun komunikasi dengan perusahaan serta terlibat dalam berbagai program kolaboratif. Sebagai tindak lanjut forum, MDA juga menyiapkan kompetisi karya tulis ilmiah dan esai yang terbuka bagi pemuda dan mahasiswa.
Kompetisi tersebut akan mengangkat sejumlah tema strategis, mulai dari kewirausahaan dan ekonomi kreatif, kearifan lokal Tanah Luwu, digitalisasi dan kecerdasan buatan (AI), bonus demografi, energi baru terbarukan, independensi jurnalisme, hingga konsep green mining.
Menurut Rahmad, forum seperti ini diharapkan menjadi wadah lahirnya gagasan-gagasan baru dari kalangan muda yang dapat diimplementasikan secara nyata.
“Banyak ide bagus lahir dari anak muda. Tinggal bagaimana diberi ruang, dipertemukan, lalu dijalankan bersama,” katanya.
Diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif peserta yang menyampaikan pandangan terkait akses pendidikan, peningkatan kapasitas SDM, serta peluang kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan sektor industri.
Khusus pelaksanaan di Makassar, kegiatan ini diikuti sejumlah organisasi, antara lain HMI BADKO Sulawesi Selatan, PP IPMIL Luwu, PB IPMIL Luwu, AMPERA Sulawesi Selatan, PP IKPM Walmas, dan PP MPR Sulawesi Selatan.
Ketua PP IPMIL Luwu, Yandi, mengapresiasi inisiatif MDA yang dinilai membuka ruang dialog konstruktif antara perusahaan dan generasi muda.
“Kegiatan ini penting karena membuka peluang kolaborasi. Harapannya ke depan semakin banyak program yang melibatkan pemuda secara aktif,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata kepada peserta sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan mereka dalam forum tersebut.
