22 Jamaah Calon Haji Palopo Siap Berangkat Mei 2026

PALOPO – Sebanyak 22 jamaah calon haji asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan, dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

 


Kepala Kantor Kementerian Haji Kota Palopo, Sirajuddin, mengatakan seluruh jamaah telah siap diberangkatkan, baik dari sisi administrasi maupun kesehatan.

 

“Jamaah calon haji Kota Palopo yang berangkat tahun ini sebanyak 22 orang, terdiri dari 6 laki-laki dan 16 perempuan,” kata Sirajuddin, Senin (27/4/2026).

 

Menurut Sirajuddin, dari sisi usia, terdapat dua jamaah lanjut usia (lansia) yang menjadi peserta tertua, yakni Jumrana dan Afdalia, masing-masing berusia 85 tahun. Sementara jamaah termuda atas nama Nasriani Nakir dengan usia 41 tahun.

 

“Yang tertua ada dua orang berusia 85 tahun, sedangkan yang termuda berusia 41 tahun,” ucapnya.

 

Sirajuddin menambahkan, jadwal keberangkatan jamaah haji Palopo telah ditetapkan berdasarkan informasi dari Kantor Wilayah (Kanwil). Para jamaah dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 7 Mei 2026 pukul 08.00 Wita.

 

“Insyaallah jamaah akan diterima di embarkasi atau Asrama Haji pada 7 Mei 2026 pagi,” ujarnya.

 

“Sebelum keberangkatan, Pemerintah Kota Palopo juga akan menggelar prosesi pelepasan jamaah pada 4 Mei 2026 di Gedung Ratona, pukul 10.00 Wita. Kegiatan ini biasanya dihadiri oleh unsur Forkopimda, keluarga jamaah, serta tokoh masyarakat sebagai bentuk dukungan moral sebelum keberangkatan ke Tanah Suci,” tambah Sirajuddin.

 

Terkait kelengkapan administrasi, Sirajuddin memastikan seluruh dokumen penting, seperti visa dan paspor, telah rampung dan tidak ada kendala berarti.

 

“Untuk dokumen, alhamdulillah sudah selesai semua. Tinggal menunggu pemberangkatan,” tuturnya.

 

Untuk jamaah lansia, pihaknya telah menyiapkan mekanisme pendampingan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

“Kedua jamaah lansia tersebut akan didampingi selama menjalankan rangkaian ibadah haji, guna memastikan kenyamanan dan keselamatan mereka,” ungkapnya.

 

Selain itu, para jamaah juga telah mendapatkan pembekalan melalui manasik haji, termasuk antisipasi terhadap kondisi cuaca di Arab Saudi yang cenderung panas ekstrem. Jamaah diimbau untuk menjaga kesehatan dan membawa perlengkapan pribadi yang memadai.

 

“Kami sudah imbau saat manasik agar jamaah menyiapkan perlengkapan seperti payung, sandal, dan botol air minum, serta menjaga kondisi tubuh dengan cukup minum,” jelasnya.

 

Terkait situasi di Timur Tengah, Sirajuddin menyebut hingga saat ini tidak ada kekhawatiran dari jamaah maupun keluarga mereka. Antusiasme jamaah tetap tinggi menjelang keberangkatan.

 

“Sejauh ini tidak ada yang menyampaikan kekhawatiran. Jamaah tetap siap dan antusias untuk berangkat,” terangnya.

 

Sirajuddin juga memastikan kondisi kesehatan seluruh jamaah, termasuk dua peserta tertua, dalam keadaan baik dan layak untuk menjalankan ibadah haji.

 

“Alhamdulillah, semuanya dalam kondisi fit,” tutupnya.

Previous Post Next Post