LUWU– Pemerintah Kabupaten Luwu terus memperkuat layanan kesehatan dengan menghadirkan fasilitas catheterization laboratory (cathlab) di RSUD Batara Guru. Fasilitas berteknologi tinggi ini ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026 dan akan digunakan untuk menangani pasien penyakit jantung, termasuk tindakan pemasangan ring jantung.
Direktur RSUD Batara Guru, Daud Mustakim, mengatakan bahwa seluruh perangkat cathlab saat ini telah tersedia dan terpasang. Pihak rumah sakit kini tengah menunggu penyelesaian perizinan dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir serta finalisasi kerja sama layanan dengan BPJS Kesehatan.
“Peralatan sudah siap digunakan. Kami menunggu proses perizinan dan kerja sama layanan selesai, sehingga fasilitas ini dapat segera difungsikan untuk masyarakat,” ujar Daud, Kamis (22/4/2026).
Cathlab merupakan fasilitas medis canggih yang dilengkapi sistem pencitraan untuk memantau kondisi pembuluh darah jantung secara detail. Teknologi ini memungkinkan dokter spesialis jantung melakukan diagnosis hingga tindakan intervensi, seperti angiografi dan pemasangan stent, dengan tingkat akurasi yang tinggi.
Selama ini, pasien jantung di wilayah Luwu yang membutuhkan penanganan lanjutan harus dirujuk ke luar daerah. Kondisi tersebut kerap menjadi kendala, baik dari sisi waktu tempuh maupun beban biaya yang harus ditanggung pasien dan keluarga.
Bupati Luwu, Patahudding, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam penguatan layanan kesehatan daerah, khususnya melalui bantuan fasilitas cathlab.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia dan Menteri Kesehatan atas perhatian dan dukungan melalui program SIHREN, khususnya bantuan alat cathlab ini,” kata Patahudding.
Menurutnya, kehadiran fasilitas tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, terutama untuk penanganan penyakit kardiovaskular yang membutuhkan respons cepat dan tepat.
“Kehadiran cathlab di daerah menjadi harapan besar untuk menekan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit jantung. Ini juga menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam pemerataan fasilitas kesehatan hingga ke daerah,” lanjutnya.
Pemerintah Kabupaten Luwu menargetkan seluruh proses administrasi dan teknis dapat rampung sebelum jadwal operasional. Dengan demikian, layanan cathlab di RSUD Batara Guru diharapkan segera dimanfaatkan masyarakat dan mampu mengurangi angka rujukan pasien ke luar daerah secara signifikan.
