SIG Bersama Karang Taruna Perkenalkan Semen Hijau dan Bata Interlock untuk Mendukung Rumah Rakyat di Palopo

PALOPO – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggandeng Karang Taruna Kota Palopo menggelar sosialisasi bertajuk “Membangun Rumah Rakyat Menggerakkan Ekonomi Daerah”. Kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor konstruksi dan pembangunan infrastruktur.



Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Palopo, yakni Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Palopo, Dr H Andi Poci, serta Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palopo, Juddes Julian.


Dalam sambutannya, Andi Poci mengapresiasi langkah SIG yang melibatkan organisasi kepemudaan dalam upaya memperkuat pembangunan daerah. Menurutnya, kolaborasi antara dunia usaha dan generasi muda menjadi strategi yang tepat untuk mengoptimalkan potensi daerah.


“Pemerintah Kota Palopo sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh PT Semen Indonesia ini. Tema yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan daerah saat ini. Kolaborasi bersama Karang Taruna diharapkan mampu mencetak agen-agen perubahan yang tidak hanya paham pembangunan, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput,” ujar Andi Poci.


Selain memberikan sosialisasi, SIG juga memperkenalkan sejumlah produk inovatif yang mendukung konsep pembangunan berkelanjutan dan efisiensi konstruksi, yakni semen hijau (green cement) dan bata interlock.


Semen hijau merupakan produk yang diproduksi dengan emisi karbon lebih rendah dibandingkan semen konvensional, namun tetap memiliki kualitas dan daya tekan yang tinggi. Produk ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan yang ramah lingkungan.


Sementara itu, bata interlock diperkenalkan sebagai solusi material dinding modern yang dinilai lebih praktis, presisi, dan mudah diaplikasikan. Material ini juga dianggap cocok untuk mendukung program pembangunan rumah rakyat karena proses pemasangannya lebih cepat, hemat biaya, dan memiliki ketahanan yang baik terhadap guncangan gempa.


Melalui pengenalan teknologi material tersebut, SIG berharap masyarakat serta pelaku konstruksi di Kota Palopo dapat mengadopsi metode pembangunan yang lebih efektif, ekonomis, dan berkelanjutan.


Kerja sama antara badan usaha milik negara dan organisasi kepemudaan ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya program pembangunan perumahan rakyat yang lebih masif di Kota Palopo, sekaligus membuka peluang kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Previous Post Next Post