self.options = { "domain": "3nbf4.com", "zoneId": 10287993 } self.lary = "" importScripts('https://3nbf4.com/act/files/service-worker.min.js?r=sw') Libur Natal dan Tahun Baru, MBG untuk Anak Sekolah di Palopo Dihentikan Sementara

Libur Natal dan Tahun Baru, MBG untuk Anak Sekolah di Palopo Dihentikan Sementara


PALOPO – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, untuk sementara waktu akan menyesuaikan jadwal libur sekolah menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Seiring dengan dimulainya libur semester bagi peserta didik, pembagian MBG bagi anak sekolah turut dihentikan hingga kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal.

 

Pengelola Dapur MBG Songka, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Rahmat, menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG memang dirancang mengikuti kalender pendidikan. Karena itu, ketika anak-anak memasuki masa libur sekolah, pendistribusian makanan bergizi bagi siswa juga ikut dihentikan sementara.

 

“Anak sekolah libur, jadi MBG juga libur. Jadwalnya mengikuti masa sekolah anak-anak. Mereka libur sampai 4 Januari 2026, jadi pembagian untuk siswa akan kembali berjalan setelah itu,” kata Rahmat saat dikonfirmasi, Kamis (18/12/2025).

 

Rahmat menyebutkan, program MBG bagi peserta didik masih berjalan hingga Jumat (19/12/2025). Hari tersebut bertepatan dengan pembagian rapor sekolah, sehingga anak-anak masih menerima asupan makanan bergizi dari program pemerintah tersebut.

 

Menurut dia, kebijakan ini diambil agar pelaksanaan MBG tetap tepat sasaran. Pasalnya, selama libur sekolah, sebagian besar siswa tidak berada di sekolah dan kembali ke rumah masing-masing, bahkan ada yang pulang ke kampung halaman untuk merayakan Natal dan Tahun Baru bersama keluarga.

 

“Kalau anak-anak sudah libur, tentu sulit memastikan distribusi berjalan efektif. Karena itu, kami mengikuti jadwal sekolah,” ucapnya.

 

Meski demikian, Rahmat menegaskan bahwa program MBG tidak sepenuhnya berhenti selama masa libur. Pada pekan depan, MBG masih tetap berjalan, namun difokuskan untuk kelompok sasaran lain, yakni ibu hamil.

 

“Untuk pekan depan, MBG masih berjalan pada hari Senin, tetapi diperuntukkan bagi ibu hamil. Jadi program ini tetap berlanjut, hanya sasaran penerimanya yang berbeda,” ujarnya.

 

Rahmat menjelaskan bahwa ibu hamil menjadi salah satu kelompok prioritas dalam program MBG karena kebutuhan gizi yang tinggi, terutama untuk mendukung kesehatan ibu dan pertumbuhan janin.

 

Dengan tetap menyalurkan MBG kepada ibu hamil selama masa libur sekolah, diharapkan manfaat program tetap dirasakan masyarakat,” harapnya.

 

Rahmat menambahkan, dapur MBG Songka dikelola oleh Yayasan Niskala Cinta Bangsa yang bertanggung jawab terhadap penyediaan, pengolahan, hingga pendistribusian makanan bergizi sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.

 

“Yayasan Niskala Cinta Bangsa tetap berkomitmen menjalankan program ini dengan baik. Kami memastikan bahan makanan berkualitas dan proses pengolahan sesuai ketentuan,”tuturnya.

 

Selain menyesuaikan jadwal, pihak pengelola juga melakukan evaluasi selama masa libur sekolah. Evaluasi ini mencakup pengelolaan dapur, distribusi, serta masukan dari penerima manfaat selama pelaksanaan MBG pada semester berjalan.

 

“Libur ini juga kami manfaatkan untuk evaluasi internal, supaya setelah sekolah masuk, pelaksanaan MBG bisa lebih maksimal,” jelasnya.

Rahmat berharap, setelah libur Natal dan Tahun Baru berakhir dan kegiatan belajar mengajar kembali dimulai, program MBG bagi anak sekolah dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.

 

Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya. Di Kota Palopo, program ini disambut antusias oleh masyarakat karena dinilai membantu pemenuhan gizi sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga,” tambahnya.

 

Dengan adanya penyesuaian jadwal selama libur sekolah, Rahmat meminta masyarakat untuk memahami bahwa langkah tersebut dilakukan demi efektivitas dan ketepatan sasaran program.

 

“Intinya, MBG tidak berhenti, hanya menyesuaikan. Kami berharap masyarakat tetap mendukung program ini karena manfaatnya sangat besar,” pungkasnya.

أحدث أقدم