LUWU – Kepolisian Polsek Walenrang, kabupaten
Luwu, Sulawesi Selatan, mengamankan 3 orang pemuda yang diduga melakukan tindak
persetubuhan terhadap seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi di kota
Palopo berinisial HS (18) warga kota Palopo. Ketiga pemuda tersebut masing
masing AI (18), BA (29) dan HAS (16 ).
Kapolsek Walenrang AKP. Rafli mengatakan bahwa kejadian
tersebut terjadi di sebuah gubuk di Dusun
Batu Buaja, desa Tombang, Kecamatan Walenrang, kabupaten Luwu.
“Kejadian bermula saat korban HS menerima ajakan AI warga dusun
Batu Buaja, desa Tombang, kecamatan Walenrang, melalui telepon untuk makan buah
durian, keduanyapun kemudian berjalan kaki menuju sebuah kebun yang berada di
atas perbukitan, setelahnya makan buah durian, HS tidak menyangka jika AI
mempunyai niat yang tidak baik, di sebuah gubuk didalam kebun, HS diajak untuk
berhubungan badan, ajakan AI ditolak, namun tidak kuasa untuk melakukan
perlawanan, akhirnya HS pasrah disetubuhi
hingga dua kali,” kata AKP Rafli, Kamis (31/01/2019).
Kata Rafli, saat pelaku AI melakukan perbuatan bejatnya, dua
rekannya datang dan melakukan hal yang sama.
“Tidak sampai disitu nasib yang menimpa HS ketika teman AI yakni
BA dan HAS datang, HAS pun melakukan perbuatan yang sama, karena HS meronta BA kemudian
memegangi tangan korban hingga HAS selesai melampiaskan nafsunya,” ujarnya.
Penangkapan ketiga pelaku tersebut atas bantuan masyarakat
mendengar kejadian tersebut, hingga ketiganya diamankan kepolisian polsek
Walenrang.
“Atas partisipasi pemerintah dan warga setempat, ketiganya menyerahkan
diri, yang kemudian di jemput oleh Polisi dan dibawa ke Polsek Walenrang,”
ucapnya.
Saat ini AI, BA dan HAS
masih dalam pemeriksaan intensif pihak penyidik Unit Reserse Kriminal Polsek Walenrang.
