Notification

×

Iklan

INSPIRASI TIMUR INDONESIA

Iklan

Indeks Berita

Sekda Luwu Paparkan Pembangunan Manajemen Talenta ASN di Hadapan BKN

الخميس، 27 أغسطس 2026 | أغسطس 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-26T23:28:34Z

MAKASSAR - Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Muhammad Rudi, memaparkan pembangunan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu dalam kegiatan Ekspose Manajemen Talenta di Toraja Room, Lobby Utama Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Rabu (26/8/2026).


Dalam paparannya, Muhammad Rudi menjelaskan tahapan pelaksanaan Manajemen Talenta ASN di Kabupaten Luwu, mulai dari kondisi data kepegawaian, proses akuisisi dan pemetaan talenta, hingga perencanaan suksesor serta pengembangan talenta.


Menurut Rudi, pembangunan Manajemen Talenta ASN tidak hanya dilakukan untuk memenuhi amanat regulasi, tetapi menjadi bagian dari transformasi pengelolaan ASN agar lebih profesional, objektif, transparan, dan berbasis sistem merit.


Penerapan sistem tersebut juga diarahkan untuk mendukung visi Kabupaten Luwu, yakni “Luwu Unggul, Berkarakter dan Berbasis Agribisnis”, terutama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berkarakter, inovatif, dan adaptif.


“Melalui Manajemen Talenta, proses promosi, mutasi, pengembangan karier hingga penempatan ASN dilakukan berdasarkan kompetensi dan potensi, bukan semata berdasarkan senioritas,” ujar Muhammad Rudi dalam paparannya.


9.920 ASN pada 2025


Dari sisi data kepegawaian, Pemerintah Kabupaten Luwu mencatat jumlah ASN pada 2025 mencapai 9.920 orang.


Jumlah tersebut terdiri atas 4.718 PNS, 1.840 PPPK penuh waktu, dan 3.362 PPPK paruh waktu.


Sementara itu, hingga 14 Agustus 2026, sebanyak 6.563 ASN yang terdiri dari PNS dan PPPK penuh waktu telah berhasil disinkronisasikan dengan aplikasi Simata.


Dalam proses akuisisi talenta, Pemkab Luwu juga telah melakukan pemetaan kebutuhan jabatan, termasuk jabatan yang saat ini kosong maupun jabatan yang diproyeksikan kosong karena pejabatnya memasuki masa pensiun.


Rudi menjelaskan, hasil pemetaan talenta pada sejumlah jabatan belum sepenuhnya menunjukkan posisi ideal. Kondisi tersebut antara lain dipengaruhi belum lengkapnya data potensi, pengembangan kompetensi, serta penghargaan yang terakomodasi dalam aplikasi Simata.


Untuk memperkuat proses pemetaan, Pemkab Luwu merencanakan pelaksanaan profiling ASN pada Oktober 2026.


Profiling tersebut juga akan mencakup Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT). Selain itu, pemerintah daerah akan memperkuat sistem penghargaan bagi ASN yang berprestasi.


Peremajaan data ASN melalui aplikasi MyASN juga terus didorong agar informasi mengenai pengembangan kompetensi setiap ASN dapat diperbarui dan menjadi bagian dari basis data Manajemen Talenta.


Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pula simulasi penggunaan aplikasi Simata yang diperagakan oleh admin Simata Pemerintah Kabupaten Luwu.


Ekspose Manajemen Talenta tersebut menghadirkan sejumlah panelis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), yakni Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN Herman, Direktur Pengembangan Talenta dan Karier BKN Samsul Hidayat, Direktur Jabatan Fungsional Manajemen ASN BKN Sri Gantini, serta Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar Nanang Subandi.


Muhammad Rudi hadir didampingi Kepala BKPSDM Kabupaten Luwu Muhammad Arsyad dan Kepala Bidang Mutasi dan Kinerja Aparatur BKPSDM Kabupaten Luwu, Prima Agung Palupi.

ليست هناك تعليقات:

إرسال تعليق

×
Berita Terbaru Update