Groundbreaking Preservasi Jalan MYC Paket 6 Dimulai di Luwu, Perkuat Konektivitas hingga Toraja Utara

LUWU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi memulai pembangunan Proyek Preservasi Jalan Paket 6 Multi Years Contract (MYC) melalui kegiatan groundbreaking yang dipusatkan di Labokke, Desa Puty, Kabupaten Luwu, Sabtu (4/7/2026). Proyek strategis ini menjadi langkah penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan utara Sulawesi Selatan.



Groundbreaking dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Bupati Luwu H. Patahudding, Wali Kota Palopo Naili Trisal, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, jajaran kepala perangkat daerah provinsi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Luwu Ichsan Assad, unsur Forkopimda, para camat, kepala desa, hingga tokoh masyarakat.


Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, A. Ikhsan, menjelaskan bahwa Preservasi Jalan Paket 6 MYC merupakan paket terakhir dari enam proyek jalan multiyears yang dikerjakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.


"Nilai kontrak proyek ini mencapai Rp239,738 miliar dengan masa pelaksanaan selama 605 hari kalender dan masa pemeliharaan 365 hari kalender," ujarnya.


Ia mengungkapkan, ruas jalan yang ditangani membentang hingga perbatasan Kabupaten Toraja Utara sepanjang sekitar 38,9 kilometer. Setelah proyek ini selesai, hanya tersisa sekitar delapan kilometer ruas yang belum tertangani dan telah diusulkan untuk dilanjutkan pada tahun 2027.


Menurut A. Ikhsan, pembangunan jalan tersebut juga menjadi salah satu syarat pendukung pembangunan rumah sakit yang direncanakan pemerintah di kawasan itu. Infrastruktur jalan yang memadai dinilai akan meningkatkan akses pelayanan kesehatan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.


Bupati Luwu H. Patahudding menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas komitmen dalam membangun infrastruktur di Kabupaten Luwu. Ia menyebut proyek tersebut merupakan harapan masyarakat yang telah lama dinantikan.


"Alhamdulillah, pembangunan jalan ini akan mempercepat konektivitas antara Kabupaten Luwu dan Toraja Utara. Selama ini akses menuju wilayah tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama. Setelah jalan ini selesai, diharapkan waktu tempuh dapat dipangkas sekitar dua hingga tiga jam sehingga aktivitas masyarakat dan perekonomian semakin meningkat," kata Patahudding.


Menurutnya, keberadaan jalan yang lebih baik akan membuka peluang besar bagi pengembangan sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga pariwisata. Ia juga berharap pembangunan jalan provinsi di wilayah lain di Kabupaten Luwu dapat terus berlanjut, termasuk pembukaan akses baru yang mampu menghubungkan sejumlah kecamatan secara lebih efisien.


Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa pembangunan Preservasi Jalan Paket 6 merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur berkelanjutan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.


Ia menjelaskan, proyek multiyears tahap pertama akan menjadi fondasi bagi pelaksanaan tahap berikutnya yang mencakup pembangunan jalan, jaringan irigasi, penyediaan air bersih, hingga berbagai infrastruktur pendukung sektor pertanian.


Selain itu, Gubernur juga memaparkan rencana pengembangan kawasan utara Sulawesi Selatan melalui pembangunan rumah sakit regional, peningkatan akses jalan, pengembangan bandara, serta penyediaan jaringan infrastruktur modern yang diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.


"Semua program ini diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Sulawesi Selatan," ujarnya.


Dengan dimulainya pembangunan Preservasi Jalan Paket 6 MYC tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Luwu berharap kualitas infrastruktur transportasi semakin meningkat, pelayanan publik menjadi lebih optimal, serta potensi ekonomi di Kabupaten Luwu dan wilayah sekitarnya dapat berkembang lebih pesat sehingga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Previous Post Next Post