MAKASSAR – Ratusan massa yang didominasi perempuan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan kolong Fly Over hingga depan Gedung DPRD Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (24/6/2026).
Massa yang mengaku sebagai pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Sulawesi Selatan dan tergabung dalam Aliansi Rakyat Sulawesi Selatan mulai berkumpul sejak pukul 10.30 Wita.
Dalam aksi tersebut, mereka menyampaikan satu tuntutan utama, yakni meminta agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto tetap dilanjutkan dan dievaluasi secara berkala, serta menolak upaya penghentian maupun pembubaran program tersebut.
Sejumlah peserta aksi membawa mobil pikap, sepeda motor, dan membentangkan berbagai spanduk dukungan yang menarik perhatian pengguna jalan.
Beberapa tulisan yang dibawa massa antara lain "Jangan Hentikan MBG", "Masyarakat Sulsel Dukung Program MBG", "Lupakan Mantan Lanjutkan MBG", dan "Lanjutkan Program Pemerintah yang Pro Rakyat".
Dalam orasinya, perwakilan massa menyebut program MBG telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam upaya pemenuhan gizi anak-anak serta menciptakan perputaran ekonomi di daerah.
Mereka juga menyatakan siap mengawal keberlanjutan program tersebut agar tetap berjalan sesuai tujuan awal pemerintah.
Aksi dukungan ini muncul di tengah dinamika perdebatan publik terkait Program Makan Bergizi Gratis di Makassar. Sebelumnya, sejumlah kelompok mahasiswa sempat menyuarakan kritik terhadap pelaksanaan program tersebut, terutama terkait besarnya anggaran yang bersumber dari APBN.
Namun, massa aksi yang turun pada Rabu ini menilai program MBG telah memberikan dampak positif, baik bagi penerima manfaat maupun bagi tenaga kerja yang terlibat dalam pelaksanaannya.
Hingga aksi berlangsung, arus lalu lintas di Jalan Urip Sumoharjo terpantau padat akibat konsentrasi massa di sekitar lokasi unjuk rasa, sementara aparat kepolisian berjaga untuk mengamankan jalannya demonstrasi.
