Deretan Lapak Pedagang di Salassa Baebunta Luwu Utara Terbakar, Ini Penyebabnya

LUWU UTARA – Kebakaran melanda deretan lapak pedagang di Kelurahan Salassa, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 09.30 WITA. Insiden yang terjadi di depan Lapangan Sepak Bola Salassa itu menghanguskan sejumlah bangunan semi permanen milik warga.


Kapolsek Baebunta, IPDA Jumain, mengatakan lapak yang terbakar merupakan bangunan semi permanen dengan konstruksi dinding papan dan atap seng. Lapak-lapak tersebut digunakan pedagang untuk menjual berbagai kebutuhan sehari-hari.


“Sebagian besar bangunan terbuat dari bahan yang mudah terbakar, sehingga api cepat merambat,” ujar Jumain saat dikonfirmasi.


Adapun korban dalam peristiwa ini antara lain Minunan (60), Rohayu Parasiung (55), Palurangi (42), Misrawati (46), Dundung (62), Hasniwati (50), dan Suriani (40). Sementara saksi mata yang pertama kali melihat kejadian adalah Mirayani (21).


Berdasarkan kronologi, kebakaran diduga bermula dari salah satu kios milik Misrawati. Saat itu, ia baru saja selesai memasak bahan kapurung dan mematikan kompor, kemudian keluar untuk menata dagangan lainnya. Di dalam kios, anaknya yang masih berusia tiga tahun sedang bermain.


Tak lama berselang, Misrawati melihat api muncul di atas meja makan berbahan kayu. Api diduga berasal dari arus pendek listrik pada colokan yang berada di sekitar lokasi tersebut. Di dekat sumber api juga terdapat bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin sekitar 10 liter yang kemudian ikut tersambar api, sehingga mempercepat penyebaran kobaran.


“Korban sempat berupaya memadamkan api menggunakan kain basah, tetapi api justru membesar dan merambat ke dinding kios yang terbuat dari tripleks,” kata Jumain.


Melihat api semakin tidak terkendali, Misrawati segera menyelamatkan anaknya dan meminta bantuan warga sekitar. Namun, kobaran api yang sudah membesar dengan cepat menjalar ke lapak-lapak lain di sekitarnya hingga menyebabkan kebakaran meluas.


Warga sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual sebelum akhirnya petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Luwu Utara tiba di lokasi. Api berhasil dipadamkan setelah beberapa saat, meski sebagian besar bangunan tidak dapat diselamatkan.


Personel Polsek Baebunta turut turun ke lokasi kejadian untuk mengamankan area serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.


Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta. Hingga kini, situasi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan kondusif.


Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan listrik dan penyimpanan bahan mudah terbakar guna mencegah kejadian serupa terulang.

Previous Post Next Post