PALU - PT Vale Indonesia Tbk kembali memperoleh pengakuan atas komitmennya dalam tata kelola perusahaan dan kontribusi terhadap pembangunan daerah. Perusahaan yang merupakan bagian dari MIND ID itu menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas kepatuhan dan konsistensinya sebagai wajib pajak.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah di Palu.
Dalam sambutannya, Anwar Hafid menegaskan bahwa peringatan hari jadi daerah harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni. Ia menyebut momentum tersebut sebagai penggerak ekonomi masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor.
“Peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, PT Vale dinilai sebagai salah satu mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan melalui kepatuhan fiskal yang konsisten, termasuk pembayaran pajak alat berat secara tepat waktu dan berkelanjutan yang berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Head of External Regional & Growth PT Vale, Endra Kusuma, mengatakan penghargaan tersebut mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan dalam menciptakan nilai bersama.
“Ini bagian dari komitmen kami untuk terus berkontribusi kepada pemerintah, tidak hanya di Sulawesi Tengah, tetapi juga di wilayah lain tempat kami beroperasi. Pembayaran pajak yang tepat waktu dan berkelanjutan merupakan kontribusi nyata kami dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional,” kata Endra.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Harapan kami, Sulawesi Tengah terus maju dan semakin sejahtera. Sinergi harus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus melestarikan nilai budaya, sejalan dengan semangat ‘Sulteng Nambaso’,” ujarnya.
Selain kontribusi fiskal, PT Vale juga mendukung penguatan ekonomi masyarakat melalui partisipasi dalam Sulteng Expo 2026 dengan menghadirkan produk UMKM binaan dari Morowali. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendorong pemberdayaan ekonomi lokal.
Endra menjelaskan, UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional sehingga perlu didukung secara berkelanjutan.
“Kami menghadirkan produk UMKM binaan sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat daya saing mereka,” katanya.
Tak hanya itu, perusahaan juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyosialisasikan berbagai program sosial, termasuk pengembangan padi organik dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) lainnya di wilayah operasional Morowali.
Dengan berbagai inisiatif tersebut, PT Vale menegaskan komitmennya dalam menciptakan dampak jangka panjang yang terukur bagi masyarakat sekitar, sekaligus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah berbasis keberlanjutan.
