Warga Sendana Gotong Royong Perbaiki Jembatan, Akses Petani di Palopo Terancam Jika Tak Segera Dibangun Permanen

PALOPO - Warga Kelurahan Sendana, Kecamatan Sendana, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, bergotong royong memperbaiki jembatan kayu yang menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat, terutama para petani.



Jembatan yang melintasi aliran sungai kecil tersebut menghubungkan sejumlah wilayah permukiman seperti Lewadang, Sampoddo, hingga Songka. Selain menjadi jalur utama mobilitas warga, jembatan ini juga berfungsi sebagai akses pengangkutan hasil pertanian.


Berdasarkan pantauan di lokasi, warga secara swadaya memperbaiki bagian jembatan yang mulai lapuk, mengganti papan kayu, serta memperkuat struktur penyangga. Perbaikan dilakukan secara gotong royong tanpa dukungan anggaran pemerintah.


Salah satu warga, Rombe, mengatakan jembatan tersebut pertama kali dibangun pada 2009 dengan bahan yang juga berasal dari swadaya masyarakat.


“Ini jembatan sudah lama sekali, dibuat sekitar 2009. Dari awal memang masyarakat yang bangun sendiri,” ujar Rombe saat ditemui di lokasi, Minggu (29/3/2026).


Menurut dia, kondisi jembatan dalam beberapa tahun terakhir semakin memprihatinkan. Sejak 2025 hingga 2026, warga telah berulang kali mengusulkan perbaikan melalui anggaran daerah (APBD), namun belum mendapat tindak lanjut.


“Kami sudah usulkan beberapa kali supaya dibangun permanen, tapi sampai sekarang belum ada realisasi. Jadi kami inisiatif perbaiki sendiri supaya tetap bisa dipakai,” katanya.


Rombe menambahkan, jika tidak segera diperbaiki, jembatan tersebut berpotensi membahayakan keselamatan warga, terutama saat dilalui kendaraan roda dua yang membawa hasil panen.


Warga berharap pemerintah daerah segera memperhatikan kondisi infrastruktur tersebut dan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jembatan permanen.


“Harapan kami tentu ada perhatian dari pemerintah, karena ini akses penting bagi masyarakat, khususnya petani,” tuturnya.


Sementara itu, kegiatan gotong royong yang dilakukan warga menjadi bukti kuatnya solidaritas masyarakat dalam menjaga fasilitas umum, meski di tengah keterbatasan.

أحدث أقدم