Korban Gempa Sigi, BNPB Siapkan Rumah Ibadah Sementara

SIGI – Warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, meminta pemerintah segera membangun kembali fasilitas ibadah yang rusak, baik gereja maupun masjid.



Permintaan tersebut disampaikan warga saat rombongan pemerintah pusat melakukan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah terdampak gempa, Jumat (19/6/2026).


Rombongan dipimpin Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto dan didampingi Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, Bupati Sigi Mohammad Rizal Intjenae, Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi, BPBD, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).


Dalam dialog bersama warga, Suharyanto mengatakan masyarakat tidak lagi banyak mengeluhkan kebutuhan dasar seperti makanan maupun tempat pengungsian. Sebaliknya, mereka mulai menyampaikan kebutuhan penunjang aktivitas sosial dan keagamaan.


"Untuk infrastruktur, dari hasil dialog dengan masyarakat, tidak ada keluhan yang meminta kebutuhan dasar. Justru mereka menanyakan kebutuhan sekunder, seperti tempat ibadah," kata Suharyanto.


Ia mencontohkan adanya gereja yang mengalami kerusakan dan perlu segera difungsikan kembali karena warga akan melaksanakan ibadah pada Minggu mendatang.


Menanggapi hal tersebut, BNPB berkomitmen memenuhi kebutuhan masyarakat secara bertahap dengan membangun tempat ibadah sementara.


"Untuk sampai hari Minggu besok, kita akan bangunkan tenda yang lebih besar agar bisa segera digunakan untuk beribadah. Setelah itu, kita bangunkan gereja sementara," ujarnya.


Menurut Suharyanto, bangunan gereja sementara akan dibuat dalam bentuk semi permanen dengan konstruksi yang lebih layak.


Bangunan tersebut akan menggunakan atap seng, dinding berbahan GRC, serta lantai semen dengan ukuran yang disesuaikan dengan kebutuhan jemaat di masing-masing wilayah.


Komitmen serupa juga akan dilakukan untuk pembangunan masjid sementara yang mengalami kerusakan akibat gempa.


"Tadi kita juga salat Jumat di masjid, kondisinya sama. Di sana pun kita akan bangun masjid sementara," kata Suharyanto.


Pembangunan rumah ibadah sementara tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas keagamaan sambil menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan permanen pascabencana.

أحدث أقدم