Seleksi Terbuka Sekda Luwu Masuki Tahap Assessment Center di Makassar

LUWU - Proses seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Luwu memasuki tahapan Assessment Center. Sebanyak empat pejabat eselon II lingkup Pemkab Luwu mengikuti uji kompetensi di Assessment Center UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar, Kamis (21/5/2026).



Tahapan assessment menjadi bagian penting dalam proses penjaringan calon Sekretaris Daerah yang dinilai memiliki kompetensi, integritas, serta kapasitas kepemimpinan untuk mendukung tata kelola pemerintahan daerah.


Empat peserta yang dinyatakan lolos administrasi yakni Kepala DPMPTSP Luwu Muhammad Rudi, Sekretaris DPRD Luwu Kasmuddin, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Achmad Awwabin, serta Kepala Badan Kesbangpol Luwu Enrika.


Pelaksana Tugas Kepala BKPSDM Kabupaten Luwu, Muhammad Arsyad, mengatakan seluruh peserta menjalani serangkaian pengujian kompetensi yang dilaksanakan oleh tim asesor jenjang ahli madya dari UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi BKD Provinsi Sulawesi Selatan.


“Peserta akan melalui beberapa rangkaian tes seperti simulasi analisis kasus, simulasi in-tray, Leadership Group Discussion (LGD), dan psikotes,” kata Arsyad.


Ia menjelaskan, seleksi terbuka tersebut diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan terbaru yang berlaku.


Dalam seleksi kali ini, Pemkab Luwu juga menerapkan ketentuan baru terkait batas usia peserta. Jika sebelumnya usia maksimal peserta 56 tahun, kini peserta dapat berusia hingga 58 tahun dengan syarat sedang atau pernah menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan tidak sedang mengajukan masa persiapan pensiun.


Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi Sekda Luwu, Jufri Rahman, menyebut proses seleksi akan berlanjut setelah tahapan Assessment Center rampung.


“Penelusuran rekam jejak, penulisan makalah, dan wawancara akan dilakukan setelah Assessment Center selesai,” ujarnya.


Pemkab Luwu berharap proses seleksi terbuka tersebut mampu menghasilkan figur Sekretaris Daerah yang profesional, kompeten, dan mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta percepatan pembangunan daerah.

Previous Post Next Post