Pegawai Lapas Palopo Ditemukan Meninggal Diduga Bunuh Diri

PALOPO - Kabar duka menyelimuti keluarga besar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo, Sulawesi Selatan. Seorang pegawai lapas bernama Akbar ditemukan meninggal dunia di wilayah Kelurahan Tammalebba, tepatnya di lorong depan RS Mujaisyah, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Kamis (7/5/2026) malam.


Informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan bahwa korban diduga meninggal akibat gantung diri. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab pasti kematian korban maupun kronologi lengkap kejadian tersebut.


Peristiwa itu mengejutkan keluarga, kerabat, hingga rekan kerja almarhum. Mereka mengaku tidak menyangka kabar duka tersebut datang secara tiba-tiba.


Kabar meninggalnya Akbar turut dibenarkan oleh Rusli, rekan sesama pegawai di Lapas Kelas IIA Palopo.


“Iya benar, beliau merupakan pegawai lapas,” kata Rusli saat dikonfirmasi, Jumat (8/5/2026).


Rusli mengatakan, kepergian Akbar meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Lapas Palopo. Almarhum dikenal sebagai pribadi yang baik dan aktif dalam lingkungan kerja.


“Atas nama keluarga besar Lapas Palopo, kami menyampaikan belasungkawa dan duka cita yang mendalam atas meninggalnya saudara kami Akbar. Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujarnya.


Hingga berita ini ditayangkan, pihak terkait belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai latar belakang maupun dugaan penyebab korban mengakhiri hidupnya.


Bagi masyarakat yang mengalami tekanan emosional, stres berat, atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, disarankan segera mencari bantuan kepada keluarga, tenaga kesehatan, psikolog, atau layanan konseling terdekat.

أحدث أقدم