Hardiknas 2026, MDA Salurkan Bantuan Pendidikan dan Jalankan Program PELITA di Luwu

LUWU – Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan PT Masmindo Dwi Area (MDA) untuk memperkuat dukungan terhadap sektor pendidikan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.


Dalam upacara Hardiknas yang digelar di Lapangan Andi Djemma, Senin (4/5/2026), MDA menyerahkan secara simbolis bantuan berupa 450 tas sekolah, 350 unit meja dan bangku belajar, serta perlengkapan olahraga kepada delapan sekolah dasar dan dua sekolah menengah pertama di wilayah operasional perusahaan.


Bantuan tersebut diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Bupati Luwu dan Kepala Dinas Pendidikan sebagai bentuk sinergi antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pendidikan.


Tak hanya bantuan fisik, MDA juga menjalankan program PELITA Luwu (Pembelajaran Edukatif dan Eksploratif Anak Luwu) yang difokuskan pada peningkatan kualitas pembelajaran di tingkat sekolah dasar.


Program ini dilaksanakan di enam sekolah, yakni SDN 41 Boneposi, SDN 43 Ranteballa, SDN 230 Ulusalu, SDN 476 Makalua, SDN 643 Gamaru, dan SDN 662 Salobulo. Pelaksanaannya melibatkan kolaborasi antara PT Masmindo Dwi Area, Indika Foundation, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu.


Dalam implementasinya, program PELITA mengusung pendekatan belajar berbasis permainan (learning through play). Siswa mengikuti berbagai aktivitas secara berkelompok dengan sistem pos, yang memungkinkan mereka bergerak aktif dari satu kegiatan ke kegiatan lainnya.


Metode ini dirancang untuk mendorong interaksi, kerja sama, serta keberanian siswa dalam mencoba hal baru. Selain itu, proses belajar tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang membuat materi lebih mudah dipahami dan diingat.


Kepala Teknik Tambang (KTT) MDA, Mustafa Ibrahim, mengatakan bahwa dukungan terhadap pendidikan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam pengembangan masyarakat di sekitar wilayah operasional.


“Momentum Hardiknas mengingatkan kita bahwa pembangunan selalu dimulai dari manusia. Melalui program ini, kami ingin ikut menyiapkan generasi muda Luwu agar lebih percaya diri, memiliki semangat belajar, dan siap menghadapi masa depan,” ujarnya.


Ia menambahkan, pendekatan pembelajaran dalam program PELITA diharapkan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan menyenangkan bagi siswa.


“Ketika anak-anak belajar dengan cara yang menyenangkan, biasanya akan tumbuh keberanian, rasa ingin tahu, dan semangat untuk terus berkembang,” tambahnya.


Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan MDA dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan, sebagai fondasi utama kemajuan daerah.

أحدث أقدم