Dua Pria Bertato Ditangkap di Tallunglipu, Polisi Amankan Sabu

TORAJA UTARA – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Toraja Utara kembali mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Dua pria bertato berinisial RL alias PK (24) dan FH alias LP (28) berhasil diamankan dalam operasi yang dilakukan di Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.


Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait maraknya aktivitas penyalahgunaan narkotika di Jalan Serang, Lorong 5, Kelurahan Tampo, Tallunglipu. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Sat Resnarkoba melakukan penyelidikan dan pengintaian di lokasi yang dimaksud.


Operasi penindakan dipimpin langsung oleh KBO Sat Resnarkoba, IPDA Suardi, pada Kamis malam, 16 April 2026. Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan RL di lokasi kejadian. Sementara itu, rekannya FH sempat melarikan diri menggunakan sepeda motor.


Dari hasil interogasi awal, RL mengakui bahwa sabu tersebut dibeli seharga Rp400 ribu secara patungan bersama FH. Keduanya diketahui mengambil barang tersebut di titik yang telah disepakati sebelumnya.


Saat dilakukan penggeledahan di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan satu sachet plastik klip bening berisi kristal yang diduga sabu. Barang bukti tersebut disimpan dalam sebuah pipet berwarna hitam.


Tidak berhenti di situ, polisi kemudian melakukan pengembangan untuk memburu pelaku lainnya. Setelah pencarian selama sekitar 10 hari, FH akhirnya berhasil ditangkap pada Minggu, 26 April 2026, sekitar pukul 23.08 WITA di Lembang Rindingbatu, Kecamatan Kesu’, Toraja Utara.


Kasat Resnarkoba Polres Toraja Utara, IPTU Muhammad Arif, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyatakan, kedua terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


“Keduanya terancam dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujarnya.


Saat ini, kedua pelaku ditahan di Mapolres Toraja Utara untuk kepentingan penyidikan. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi terkait peredaran narkoba.


“Peran serta masyarakat sangat penting dalam membantu kami memberantas peredaran narkotika demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” tutupnya.

أحدث أقدم