LUWU - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk tangki dan bus penumpang terjadi di Jalan Poros Makassar–Palopo, Kelurahan Tampumia Radda, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Selasa (21/4/2026) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi kepolisian, kecelakaan bermula saat truk tangki Hino bernomor polisi B 9013 UFW yang dikemudikan Muh Ikram Wijaya (26) melaju dari arah utara ke selatan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang bus Mercedes Benz DP 7246 HA milik PO Remaja Jaya yang dikemudikan Nur Alim (30).
Tabrakan antara kedua kendaraan tidak dapat dihindari.
Usai benturan, bus berwarna oranye tersebut oleng dan keluar jalur hingga menabrak pagar serta tempat wudhu Masjid Al-Ikhwan di sisi kiri jalan. Bagian depan bus mengalami kerusakan parah akibat insiden tersebut.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Luwu, AKP Alwi, mengatakan korban meninggal dunia merupakan kondektur truk tangki berinisial AS (42), warga Desa Baku Bakulu, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
“Korban meninggal dunia satu orang, kondektur mobil tangki,” kata Alwi saat dikonfirmasi, Rabu (22/4/2026).
Selain itu, lima korban lainnya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Hikmah Belopa. Pengemudi truk dilaporkan dalam kondisi serius dan dirawat di ruang intensif.
“Pengemudi truk masih dalam perawatan intensif di ICU. Sopir bus, kondektur, dan dua penumpang juga masih dirawat,” ujarnya.
Di sisi lain, kepolisian membantah adanya informasi yang menyebutkan ditemukan alat hisap narkotika di dalam truk tangki.
“Tidak ada alat hisap sabu. Di lokasi hanya ditemukan barang-barang seperti tutup botol, pulpen, dan kertas yang basah karena hujan,” tegas Alwi.
Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Luwu, Ipda Dindar, menyebutkan bus tersebut mengangkut 15 penumpang dengan rute Makassar–Palopo. Empat penumpang sempat dilarikan ke RS Hikmah Belopa, salah satunya mengalami luka robek di bagian kepala.
Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan, termasuk dugaan truk oleng ke jalur berlawanan sebelum tabrakan terjadi.
