Lapas Kelas IIA Palopo Buka Kunjungan Khusus Lebaran Tiga Hari, Warga Binaan Bisa Bertemu Keluarga

PALOPO — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo, Sulawesi Selatan, akan membuka layanan kunjungan khusus Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah bagi keluarga warga binaan. Layanan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai hari pertama hingga hari ketiga Lebaran.


Kepala Lapas Kelas IIA Palopo, Jose Quelo, mengatakan kebijakan tersebut diambil untuk memberikan kesempatan kepada warga binaan bersilaturahmi dengan keluarga pada momen Idulfitri.


“Kami akan membuka layanan kunjungan hari raya selama tiga hari, mulai pukul 09.00 sampai 16.00 WITA. Kunjungan ini tidak hanya untuk warga binaan yang beragama Islam, tetapi untuk seluruh warga binaan,” kata Jose saat ditemui di Lapas Kelas IIA Palopo, Kelurahan Buntu Datu, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Senin (16/3/2026).


Menurut dia, momen Lebaran merupakan waktu yang dinanti oleh banyak warga binaan untuk bertemu keluarga. Oleh karena itu, pihak lapas berupaya memfasilitasi pertemuan tersebut dengan tetap mengutamakan aspek keamanan dan ketertiban.


Keluarga warga binaan diperbolehkan datang untuk bertemu secara langsung dengan tetap mengikuti aturan dan prosedur yang telah ditetapkan oleh pihak lapas. Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, petugas akan mengatur alur kunjungan agar tetap tertib dan kondusif.


Setiap pengunjung diwajibkan membawa identitas diri yang sah serta mematuhi ketentuan keamanan yang berlaku di lingkungan lapas. Selain itu, petugas juga akan melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan pengunjung guna mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam area lapas.


Jose menjelaskan, keluarga yang datang berkunjung diperbolehkan membawa makanan untuk dinikmati bersama saat kunjungan berlangsung. Namun, pihaknya mengimbau agar makanan yang dibawa tidak terlalu banyak dalam kemasan.


“Keluarga boleh membawa makanan untuk dinikmati bersama saat kunjungan, tetapi kami mengimbau agar mengurangi makanan dalam kemasan,” ujarnya.


Untuk menjaga ketertiban serta memberikan kesempatan kepada seluruh keluarga warga binaan, pihak lapas juga memberlakukan pembatasan waktu kunjungan.


Setiap sesi kunjungan dibatasi sekitar 15 menit. Kebijakan ini diambil agar semua keluarga warga binaan dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk bertemu.


“Setiap kunjungan kami batasi sekitar 15 menit agar semua keluarga mendapatkan kesempatan untuk bertemu,” kata Jose.


Selain membuka layanan kunjungan, Lapas Kelas IIA Palopo juga akan menggelar salat Id di dalam lingkungan lapas. Salat Id tersebut akan dipimpin oleh imam dan khatib dari luar yang telah diatur oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.


Pada momentum Idulfitri tahun ini, pihak lapas juga akan memberikan remisi kepada sejumlah warga binaan yang memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Jose pun mengimbau kepada keluarga warga binaan yang berencana berkunjung pada hari raya nanti agar tetap mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan oleh pihak lapas.


“Kami mengimbau kepada keluarga warga binaan yang akan berkunjung pada hari raya nanti untuk tetap menaati aturan yang telah ditetapkan. Kami akan tetap melayani semua pengunjung tanpa ada perbedaan,” ujarnya.


Sementara itu, salah seorang warga binaan yang enggan disebutkan namanya mengaku menyambut baik kebijakan kunjungan khusus tersebut. Menurut dia, kesempatan bertemu keluarga saat Lebaran merupakan momen yang sangat dinantikan oleh para warga binaan.


“Kalau hari raya biasanya kami sangat menunggu kunjungan keluarga. Walaupun hanya sebentar, bisa bertemu dan bercerita langsung dengan keluarga sudah sangat berarti bagi kami,” ujarnya.


Ia berharap keluarganya dapat datang berkunjung pada hari raya nanti sehingga dapat merayakan momen Lebaran bersama, meskipun hanya dalam waktu yang terbatas.

أحدث أقدم