PALOPO – Kebakaran melanda permukiman warga
di Jalan Muh Kasim, Lorong Kuala Lumpur, Kelurahan Pattene, Kecamatan Wara
Utara, Kota Palopo, Selatan, Jumat
(2/01/2026). Peristiwa
tersebut menghanguskan dua unit rumah semi permanen dan menyebabkan 18 orang
terdampak.
Kepala
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palopo, Rachmad, menyatakan kebakaran diduga kuat dipicu
korsleting listrik pada salah satu rumah warga.
“Kebakaran
tersebut menimpa rumah milik Markus Palimbong, Junaid Patanga, dan Jamal Palinggi.
Ketiga korban diketahui merupakan warga setempat yang tinggal berdekatan di
kawasan padat penduduk,” kata Rachmad, saat dikonfirmasi, Jumat..
Menurut
Rachmad, kondisi bangunan yang semi permanen serta jarak antarrumah yang cukup
rapat membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.
“Material
bangunan yang mudah terbakar membuat api cepat menyebar. Namun berkat respons
cepat petugas, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke rumah warga
lainnya,” ucapnya.
Dinas Pemadam Kebakaran dan
Penyelamatan Kota Palopo menurunkan 6 unit armada untuk memadamkan api.
“Proses pemadaman dan
pendinginan berlangsung hampir dua jam. Setelah memastikan kondisi benar-benar aman dan tidak ada
potensi api kembali menyala,” ujarnya.
Rachmad
menyebutkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian
material ditaksir cukup besar. Selain dua unit rumah, api juga menghanguskan
berbagai perabot dan barang elektronik milik warga.
“Kerugian
meliputi dua unit rumah, dua unit kulkas, empat kompor, enam spring bed, enam
lemari pakaian, satu genset, empat kipas angin, serta dua rice box,” ungkapnya.
“Sebanyak
18 orang terdampak akibat peristiwa ini. Untuk sementara, para korban memilih
mengungsi ke rumah kerabat dan tetangga terdekat sambil menunggu langkah
lanjutan dari pihak terkait,” tambahnya.
Rachmad
mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya
yang disebabkan oleh instalasi listrik.
“Kami
mengingatkan warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah
masing-masing, menggunakan peralatan berstandar SNI, serta menghindari
penggunaan sambungan listrik yang berlebihan,” harapnya.
Rachmad menegaskan,
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo akan terus meningkatkan
kesiapsiagaan dan respons cepat demi meminimalkan risiko kebakaran di wilayah
tersebut.
“Alhamdulillah, api berhasil
dipadamkan sepenuhnya. Ini hasil kerja sama petugas dan masyarakat yang cepat
melaporkan kejadian,” tutup Rachmad.
