LUWU – Pemerintah Desa Pabbaresseng, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan rangkaian peringatan Hari Jadi Luwu (HJL) ke-758 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-80 yang akan digelar pada Januari 2026.
Kepala
Desa Pabbaresseng, Bugedang, mengatakan peringatan HJL dan HPRL merupakan
momentum penting untuk mengenang sejarah perjuangan serta memperkuat semangat
persatuan masyarakat Tana Luwu.
“Kami masyarakat Desa
Pabbaresseng siap berpartisipasi dan mendukung berbagai kegiatan yang telah
diprogramkan panitia penyelenggara dengan harapan peringatan
tahun ini dapat berlangsung meriah, aman, dan memberikan dampak positif bagi
masyarakat Luwu Raya,” kata Bugedang, Kamis (8/1/2026).
Pelaksanaan
rangkaian kegiatan HJL ke-758 dan HPRL ke-80 dijadwalkan berlangsung pada 19
hingga 24 Januari 2026. Sejumlah agenda telah disiapkan untuk memeriahkan
peringatan tersebut yang menjadi agenda tahunan masyarakat Tana Luwu.
Pusat kegiatan akan
dipusatkan di Langkanae Kedatuan Luwu serta beberapa lokasi lainnya yang berada
di Kota Palopo dan Kabupaten Luwu. Pemerintah Desa Pabbaresseng mengajak
seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi dan menjaga semangat kebersamaan
demi suksesnya pelaksanaan HJL dan HPRL tahun 2026.
Ketua Panitia HJL dan HPRL, Maddika Ponrang Andi Saddawero Kira,
memaparkan sejumlah agenda yang akan mewarnai peringatan tahun ini, mulai dari
prosesi adat, kegiatan budaya, keagamaan, hingga agenda berskala nasional.
Ia menyebutkan, peringatan HJL dan HPRL tahun ini diperkirakan
akan dihadiri sekitar 55 pasang raja dan sultan dari berbagai wilayah di
Nusantara. Dari jumlah tersebut, 27 pasangan berasal dari luar Sulawesi Selatan
dan 28 pasangan dari dalam Sulawesi Selatan, sebagaimana konfirmasi Forum
Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN).
“Datu Luwu mengharapkan agar seluruh rangkaian kegiatan ini dapat
berjalan sukses dan berkualitas,” ujar Andi Saddawero Kira saat menyampaikan
pesan Datu Luwu.
